Apresiasi Kesehatan Masyarakat, Pemdes Labbo Salurkan "Dorfrice" bagi Ibu-Ibu Posyandu Mawar 1
BANTAENG – Pemerintah Desa Labbo kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program kesehatan ibu dan anak. Pada Senin pagi (09/03/2026), suasana di Posyandu Mawar 1, Dusun Labbo, Desa Labbo, Kecamatan Tompobulu, tampak lebih ramai dari biasanya. Kehadiran para ibu yang membawa balita mereka disambut dengan kejutan berupa penyaluran Dorfrice (doorprize berupa Minyak) sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif warga.
Kegiatan yang dimulai tepat pukul 08.00 WITA ini bukan sekadar rutinitas penimbangan badan dan pemberian vitamin. Inisiatif Pemerintah Desa (Pemdes) Labbo ini dirancang untuk meningkatkan angka kehadiran warga di Posyandu, sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Inovasi Stimulus untuk Kader dan Orang Tua
Pemerintah Desa Labbo, yang hadir memantau langsung jalannya kegiatan, mengungkapkan bahwa pemberian Dorfrice ini merupakan langkah jemput bola untuk memastikan tidak ada balita di wilayahnya yang terlewat dari pemantauan gizi.
"Kami ingin Posyandu tidak dianggap sebagai beban atau sekadar rutinitas formalitas. Dengan adanya stimulus seperti Dorfrice ini, kami berharap ibu-ibu semakin semangat datang. Kesehatan anak adalah investasi masa depan Desa Labbo," ujarnya di sela-sela pembagian paket.
Program ini menyasar para ibu yang disiplin mengikuti jadwal pemeriksaan rutin di Posyandu Mawar 1. Selain mendapatkan layanan kesehatan dasar seperti pengukuran berat badan, tinggi badan, dan imunisasi, setiap orang tua yang hadir mendapatkan paket bantuan pangan yang telah disiapkan oleh pemerintah desa.
Sinergi Petugas Kesehatan dan Pemerintah Desa
Berdasarkan pantauan di lapangan, kegiatan berlangsung tertib. Para bidan desa dan kader Posyandu Mawar 1 bekerja ekstra cepat melakukan skrining kesehatan sebelum mengarahkan warga ke meja pembagian Dorfrice. Sinergi antara tenaga medis dan perangkat desa ini menjadi kunci keberhasilan acara yang berlangsung hingga siang hari tersebut.
Data dari kader Posyandu menunjukkan adanya peningkatan tren kehadiran yang signifikan sejak program stimulus ini digulirkan. Hal ini membuktikan bahwa pendekatan humanis dan berbasis bantuan langsung sangat efektif diterapkan di lingkungan pedesaan seperti Kecamatan Tompobulu.
Dampak Nyata bagi Masyarakat
Salah seorang warga penerima manfaat, Siti Aminah (28), mengaku sangat terbantu dengan adanya perhatian dari pemerintah desa. Bagi Siti, bantuan ini merupakan bentuk nyata bahwa pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat.
"Biasanya memang rutin datang, tapi hari ini terasa spesial. Selain anak saya diperiksa kesehatannya dan diberi tambahan nutrisi, pulang-pulang kami bawa beras. Sangat membantu untuk dapur di rumah," kata Siti dengan wajah sumringah.
Komitmen Jangka Panjang Menekan Stunting
Penyaluran Dorfrice ini juga merupakan bagian dari strategi besar Kabupaten Bantaeng dalam menekan angka stunting melalui penguatan di level desa. Desa Labbo, melalui Posyandu Mawar 1, menjadi salah satu titik fokus karena lokasinya yang strategis di wilayah Tompobulu.
Pemerintah Desa berharap, melalui integrasi antara layanan kesehatan dan bantuan pangan, kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi anak dapat terus meningkat
Penulis:Erman AT
Editor: Tim Redaksi SapaDesa
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin