Pemerintah Desa Labbo Gelar Rapat Koordinasi Tingkat Desa, Bahas Kebersihan Lingkungan dan Pencegahan Kebakaran di Musim Kemarau

21 Oktober 2026
ERMAN
Dibaca 13 Kali
Pemerintah Desa Labbo Gelar Rapat Koordinasi Tingkat Desa, Bahas Kebersihan Lingkungan dan Pencegahan Kebakaran di Musim Kemarau

LABBO, TOMPOBULU, BANTAENG – Pemerintah Desa Labbo, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Desa pada Rabu, 21 Oktober 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah desa, unsur keamanan, lembaga desa, serta berbagai elemen masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan menjaga kondisi lingkungan desa.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Kepala Desa Labbo, Sirajuddin, S.Ag., Babinsa Desa Labbo, Bhabinkamtibmas Desa Labbo, para kepala dusun se-Desa Labbo, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua Rukun Keluarga (RK) dan Rukun Tetangga (RT), kader Posyandu, imam masjid, serta tokoh masyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menyampaikan berbagai hal yang berkaitan dengan kondisi lingkungan, keamanan, ketertiban, dan peran aktif masyarakat dalam menjaga keberlangsungan kehidupan sosial di wilayah Desa Labbo.

Kepala Desa Labbo Tekankan Pentingnya Kebersihan Lingkungan

Dalam sambutannya, Kepala Desa Labbo, Sirajuddin, S.Ag., menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di tengah kondisi musim kemarau yang berkepanjangan. Menurutnya, keadaan tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena lingkungan yang kering dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran apabila masyarakat tidak berhati-hati dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Ia mengajak seluruh peserta rapat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, baik di sekitar rumah, halaman, jalan desa, maupun fasilitas umum. Kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya pemerintah desa.

Kepala desa juga mengingatkan agar masyarakat menghindari berbagai tindakan yang berpotensi memicu kebakaran. Di antaranya, membakar sampah sembarangan, membakar rumput kering tanpa pengawasan, serta melakukan aktivitas lain yang dapat menimbulkan percikan api di sekitar area yang mudah terbakar.

Menurutnya, kewaspadaan harus ditingkatkan selama musim kemarau karena kondisi vegetasi yang mengering dapat menyebabkan api menyebar dengan cepat, terutama apabila terjadi di kawasan yang berdekatan dengan kebun, lahan pertanian, maupun permukiman warga.

Melalui rapat koordinasi tersebut, pemerintah desa berharap pesan mengenai kebersihan dan pencegahan kebakaran dapat diteruskan oleh para kepala dusun, Ketua RK/RT, serta tokoh masyarakat kepada warga di lingkungan masing-masing.

Dengan demikian, upaya pencegahan dapat dilakukan sejak dini melalui kesadaran bersama dan tindakan sederhana yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Peran Aparat Keamanan dalam Menjaga Ketertiban Desa

Selain sambutan kepala desa, kegiatan rapat koordinasi juga diisi dengan sambutan dari Babinsa Desa Labbo dan Bhabinkamtibmas Desa Labbo. Kehadiran kedua unsur tersebut merupakan bagian penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan aparat keamanan.

Dalam konteks pembinaan masyarakat, Babinsa berperan mendukung terciptanya ketahanan wilayah serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban. Sementara itu, Bhabinkamtibmas berperan dalam pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat serta mendorong penyelesaian persoalan sosial melalui komunikasi dan pendekatan yang baik.

Koordinasi antara pemerintah desa dan aparat keamanan diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi permasalahan, termasuk risiko kebakaran pada musim kemarau.

Komunikasi yang baik antara aparat dan masyarakat juga diperlukan agar informasi mengenai kondisi lingkungan, potensi gangguan keamanan, maupun kejadian yang membutuhkan penanganan segera dapat disampaikan secara cepat dan tepat.

Dalam upaya pencegahan kebakaran, masyarakat diharapkan tidak mengabaikan sumber api sekecil apa pun. Apabila ditemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran, warga perlu segera melakukan langkah pengamanan yang aman dan melaporkannya kepada pihak terkait.

Libatkan Berbagai Elemen Masyarakat

Rapat koordinasi tingkat desa ini turut melibatkan berbagai unsur masyarakat yang memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial Desa Labbo.

Para kepala dusun, Ketua RK/RT, BPD, kader Posyandu, imam masjid, dan tokoh masyarakat merupakan bagian penting dalam menyampaikan informasi serta menggerakkan partisipasi warga.

Melalui peran tersebut, pesan pemerintah desa mengenai kebersihan lingkungan dan kewaspadaan terhadap kebakaran diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Para kepala dusun dan Ketua RK/RT dapat mendorong warga untuk membersihkan lingkungan secara berkala, memastikan sampah tidak menumpuk, serta mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah atau material kering secara sembarangan.

Sementara itu, imam masjid dan tokoh masyarakat dapat membantu menyampaikan pesan-pesan positif mengenai kepedulian terhadap lingkungan, gotong royong, serta pentingnya menjaga keselamatan bersama.

Keterlibatan BPD juga menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kerja sama dalam mendukung pelaksanaan pemerintahan desa. Adapun kader Posyandu turut menjadi bagian dari unsur masyarakat yang diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Melalui keterlibatan seluruh unsur tersebut, rapat koordinasi tidak hanya menjadi forum pertemuan formal, tetapi juga sarana membangun kesamaan pemahaman mengenai persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama.

Perkuat Gotong Royong dan Kepedulian Masyarakat

Pemerintah Desa Labbo berharap rapat koordinasi ini dapat memperkuat hubungan kerja sama antara pemerintah desa, aparat keamanan, lembaga desa, dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan di lingkungan sekitar.

Kondisi kemarau yang berkepanjangan membutuhkan perhatian khusus, terutama dalam menjaga kebersihan dan mencegah terjadinya kebakaran. Karena itu, langkah pencegahan perlu dilakukan secara konsisten melalui kebiasaan menjaga lingkungan, mengelola sampah dengan baik, serta menghindari kegiatan yang berisiko menimbulkan api.

Selain itu, budaya gotong royong perlu terus dipelihara sebagai salah satu kekuatan masyarakat desa. Dengan bekerja bersama, berbagai kegiatan yang bertujuan menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan dapat dilaksanakan secara lebih efektif.

Pemerintah desa juga mengharapkan seluruh elemen masyarakat tetap menjaga komunikasi dan meningkatkan kepedulian terhadap keadaan di sekitarnya. Apabila setiap warga memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan, potensi permasalahan dapat diantisipasi lebih awal.

Pelaksanaan Rapat Koordinasi Tingkat Desa Labbo pada Rabu, 21 Oktober 2026, menjadi salah satu langkah untuk memperkuat sinergi dan membangun tanggung jawab bersama dalam kehidupan bermasyarakat.

Melalui koordinasi yang berkesinambungan, Pemerintah Desa Labbo mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, serta menghindari segala bentuk aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan Desa Labbo dapat terus menjadi Desa Mandiri,lingkungan yang bersih, aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Penulis : ERMAN AT

Editor : Tim Redaksi Sapa Desa Labbo