Penyaluran Bantuan Pangan di Desa Labbo: Upaya Nyata Mendukung Ketahanan Pangan Warga

Labbo, Bantaeng – Penyaluran perdana bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat miskin dan rentan miskin di Desa Labbo, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, berlangsung pada Jumat (pukul 09.00 WITA) di Kantor Desa Labbo. Sebanyak 253 warga menerima bantuan yang disalurkan langsung oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) bekerja sama dengan pemerintah desa dan aparat keamanan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program bantuan pangan nasional yang ditujukan untuk mengurangi beban ekonomi serta meningkatkan ketahanan dan kualitas gizi masyarakat di desa. Penyaluran bantuan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Desa Labbo, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, serta aparat desa lainnya.
“Penyaluran perdana bantuan pangan di Desa Labbo bukan sekadar acara seremonial biasa. Ini merupakan pintu masuk pada pendekatan baru dalam sistem penyaluran bantuan yang lebih akuntabel dan berbasis data digital,” ujar Sekretaris Desa Labbo saat memberikan sambutan.
Bantuan pangan yang disalurkan berupa beras kualitas baik yang dikemas dalam karung 10 kilogram per penerima. Masyarakat yang menjadi sasaran adalah warga miskin dan rentan miskin yang sebelumnya telah diverifikasi berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).
Bhabinsa yang turut hadir menegaskan pentingnya pengawasan dalam proses penyaluran. “Kami bersama pemerintah desa akan terus memantau proses distribusi agar tepat sasaran dan tidak terjadi penyelewengan,” tegasnya.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas menyampaikan harapannya agar bantuan ini bisa meringankan beban warga dan meningkatkan kepercayaan terhadap sistem bantuan yang transparan. “Kami mendukung penuh transparansi dan keterbukaan dalam distribusi bantuan. Partisipasi masyarakat juga sangat penting untuk mengawal proses ini,” ujarnya.
Bantuan pangan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam menghadapi fluktuasi harga bahan pokok yang sering kali membebani warga dengan ekonomi lemah. Beras sebagai komoditas utama, diharapkan bisa mencegah terjadinya kelaparan, malnutrisi, serta membantu menjaga asupan gizi masyarakat, terutama anak-anak dan ibu hamil.
Selain itu, program ini turut memberikan dampak positif dalam mendorong konsumsi beras lokal. Dengan meningkatnya permintaan, kesejahteraan petani diharapkan ikut terangkat. Pemerintah desa juga mendorong warga untuk menggunakan beras lokal agar perputaran ekonomi di desa tetap stabil dan produktif.
Di akhir kegiatan, seluruh penerima bantuan menandatangani daftar penerimaan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas. Penyaluran berlangsung tertib dan lancar dengan tetap memperhatikan protokol pelayanan publik yang baik.
Dengan pelaksanaan yang terstruktur dan berbasis data digital, pemerintah desa Labbo menargetkan bahwa sistem distribusi bantuan akan terus disempurnakan ke depannya. Harapannya, tidak ada satu pun warga miskin yang luput dari bantuan serupa di masa yang akan datang.
Penulis: Nur Hikmah
Editor: Sabri
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin