Menjelang senja di ufuk timur Kabupaten Bantaeng, sebuah aksi kemanusiaan yang menyentuh hati berlangsung di Dusun Panjang Utara Desa Labbo

17 April 2026
ERMAN
Dibaca 9 Kali
Menjelang senja di ufuk timur Kabupaten Bantaeng, sebuah aksi kemanusiaan yang menyentuh hati berlangsung di Dusun Panjang Utara Desa Labbo

BANTAENG – Menjelang senja di ufuk timur Kabupaten Bantaeng, sebuah aksi kemanusiaan yang menyentuh hati berlangsung di Dusun Panjang Utara, Desa Labbo. Pada Jumat (17/04/2026), Pemerintah Desa Labbo bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bantaeng menyerahkan bantuan kursi roda kepada Ibu Nasa, seorang penyandang disabilitas yang telah lama menantikan aksesibilitas yang lebih baik dalam kesehariannya.

Kehadiran rombongan Pemerintah Desa dan tim Baznas sekitar pukul 17.00 WITA disambut hangat oleh keluarga Ibu Nasa. Suasana haru menyelimuti kediaman sederhana tersebut saat sebuah kursi roda baru dikeluarkan dari kendaraan petugas. Bagi Ibu Nasa, bantuan ini bukan sekadar alat bantu fisik, melainkan simbol kemerdekaan untuk kembali berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya setelah sekian lama terbatas oleh kondisi fisik.

Kepala Dusun Panjang Utara, di sela-sela penyerahan, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang membutuhkan. "Kami terus berupaya menyisir warga kami yang memiliki keterbatasan. Sinergi dengan Baznas Bantaeng sangat membantu mempercepat penyaluran bantuan yang sifatnya mendesak seperti ini," ujarnya. Ia menambahkan bahwa Dusun Panjang Utara menjadi salah satu fokus perhatian karena kondisi geografisnya yang menuntut mobilitas tinggi bagi warga.

Pihak Baznas Kabupaten Bantaeng menjelaskan bahwa penyaluran kursi roda ini bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara profesional untuk kesejahteraan umat. Baznas berkomitmen untuk terus mendukung program-program pemberdayaan dan kemanusiaan di tingkat desa, terutama bagi kelompok rentan dan penyandang disabilitas yang seringkali luput dari jangkauan layanan publik konvensional.

Ibu Nasa, yang menerima bantuan tersebut dengan mata berkaca-kaca, menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam. Selama ini, aktivitasnya banyak bergantung pada bantuan anggota keluarga. Dengan adanya kursi roda ini, ia berharap bisa lebih mandiri dalam melakukan aktivitas ringan di dalam maupun di sekitar rumah.

"Terima kasih kepada Pemerintah Desa dan Baznas. Ini sangat berarti bagi saya. Sekarang saya bisa keluar melihat halaman rumah tanpa harus selalu digendong atau merepotkan anak-anak," tutur Ibu Nasa dengan nada bergetar.

Kegiatan yang berlangsung hingga selesai menjelang waktu Maghrib ini menjadi potret kolaborasi yang apik antara struktur pemerintah tingkat desa dengan lembaga filantropi daerah. Sinergi ini membuktikan bahwa dengan pendataan yang akurat dan empati yang tinggi, persoalan sosial di akar rumput dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat sasaran.

Melalui bantuan ini, Pemerintah Desa Labbo berharap dapat memicu semangat inklusivitas di wilayah Desa Labbo. Ke depannya, diharapkan tidak ada lagi warga disabilitas yang merasa terisolasi hanya karena kurangnya fasilitas penunjang. Langkah kecil di Dusun Panjang Utara hari ini diharapkan menjadi pemantik bagi gerakan kemanusiaan yang lebih luas di seluruh pelosok Kabupaten Bantaeng.

Aksi ini ditutup dengan sesi foto bersama dan doa singkat untuk kesehatan Ibu Nasa serta keberkahan bagi para dermawan yang telah menyalurkan zakatnya melalui Baznas. Semangat gotong royong yang terpancar sore itu menjadi pengingat bahwa di tengah kemajuan zaman, kepedulian terhadap sesama tetap menjadi fondasi utama dalam membangun desa yang sejahtera dan bermartabat.

Penulis : Erman AT

Editor : Tim Redaksi SapaDesa