Menua dengan Bugar: Semangat Lansia Desa Labbo bekerjasama dengan PKM Labbo Rutinitas Senam Prolanis
BANTAENG – Pagi yang sejuk di lereng perbukitan Kecamatan Tompobulu menyambut puluhan warga lanjut usia (lansia) yang mulai memadati Halaman Kantor Desa Labbo, Kabupaten Bantaeng, pada Jumat (30/01/2026). Dengan setelan olahraga yang beragam, wajah-wajah ceria para orang tua ini menjadi pemandangan rutin setiap akhir pekan dalam kegiatan Senam Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis).
Kegiatan ini merupakan buah kolaborasi erat antara Pemerintah Desa Labbo dengan Puskesmas Labbo. Bukan sekadar ajang olahraga, pertemuan rutin setiap hari Jumat ini telah bertransformasi menjadi wadah integrasi sosial dan pemantauan kesehatan bagi warga senior di wilayah tersebut.
Sinergi Demi Kualitas Hidup Lansia
Kepala Desa Labbo mengungkapkan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti lansia, mendapatkan akses kesehatan yang memadai.
"Kami menyadari bahwa pembangunan desa tidak hanya soal infrastruktur jalan atau jembatan, tapi juga pembangunan manusia. Lansia adalah orang tua kita semua. Dengan memfasilitasi tempat di halaman kantor desa, kami ingin mereka merasa tetap diperhatikan dan memiliki ruang untuk beraktivitas," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Senada dengan hal tersebut, pihak Puskesmas Labbo menjelaskan bahwa Prolanis adalah sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif yang dilaksanakan secara terintegrasi. Fokus utamanya adalah peserta yang menderita penyakit kronis, terutama Diabetes Melitus dan Hipertensi, agar dapat mencapai kualitas hidup yang optimal.
Lebih dari Sekadar Gerakan Fisik
Tepat pukul 07.30 WITA, instruktur senam mulai memutar musik dengan irama yang membangkitkan semangat namun tetap ramah bagi kondisi fisik lansia. Gerakan-gerakan yang dilakukan dirancang khusus untuk melatih kelenturan sendi, penguatan otot jantung, dan keseimbangan tubuh guna mencegah risiko terjatuh.
Namun, manfaat yang dirasakan para peserta ternyata melampaui aspek fisik. Bagi Daeng Bau (68), salah satu warga yang rutin hadir, kegiatan ini adalah momen yang paling ia tunggu setiap minggunya.
"Kalau di rumah saja, badan rasanya kaku dan pikiran suntuk. Di sini, saya bisa bertemu teman sebaya, bercerita, dan tertawa bersama. Penyakit rasanya jauh kalau hati senang," ungkapnya dengan senyum lebar.
Interaksi sosial semacam ini terbukti secara ilmiah dapat menurunkan risiko depresi dan demensia pada lansia. Di Desa Labbo, halaman kantor desa bukan lagi sekadar pusat administrasi, melainkan ruang publik yang inklusif bagi mereka yang telah memasuki usia senja.
Pemantauan Kesehatan Terpadu
Setelah sesi senam berakhir, kegiatan tidak langsung bubar. Tim medis dari Puskesmas Labbo telah bersiap di selasar kantor desa untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin. Layanan yang diberikan meliputi:
Pengecekan Tekanan Darah: Mengontrol risiko hipertensi secara berkala.
Pemeriksaan Kadar Gula Darah: Penting bagi penderita diabetes untuk memantau efektivitas pengobatan.
Konsultasi Gizi: Memberikan edukasi mengenai pola makan sehat bagi lansia.
Pemberian Obat dan Vitamin: Memastikan kepatuhan konsumsi obat bagi peserta Prolanis.
Pemeriksaan ini menjadi langkah deteksi dini. Jika ditemukan warga dengan kondisi kesehatan yang menurun secara signifikan, tim medis dapat segera memberikan rujukan atau penanganan lebih lanjut ke Puskesmas.
Tantangan dan Harapan ke Depan
Kecamatan Tompobulu yang memiliki kontur geografis berbukit terkadang menjadi tantangan tersendiri bagi lansia untuk mencapai lokasi kegiatan. Namun, antusiasme yang tinggi dari warga Desa Labbo menunjukkan bahwa kesadaran akan kesehatan mulai tumbuh pesat.
Pemerintah Desa Labbo berharap program ini dapat terus berkelanjutan dan jangkauannya semakin luas. Ke depannya, direncanakan adanya tambahan kegiatan seperti edukasi pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan pelatihan kerajinan ringan agar para lansia tetap produktif di masa tua.
"Kami ingin Desa Labbo menjadi contoh desa ramah lansia. Di mana hari tua bukan berarti berhenti berkarya atau hanya berdiam diri di rumah, melainkan tetap aktif, sehat, dan bahagia dalam lingkungan yang mendukung," tutup Kepala Desa.
Melalui langkah kecil di setiap hari Jumat ini, Desa Labbo dan Puskesmas Labbo telah membuktikan bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci utama dalam menciptakan masyarakat yang sehat secara paripurna. Semangat para lansia di halaman kantor desa pagi ini adalah bukti nyata bahwa usia hanyalah angka, sementara kesehatan dan keceriaan adalah hak bagi siapa saja.
Penulis: Erman AT
Editor: Tim Redaksi Sapa Desa
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin