Mahasiswa KKN Gelombang 115 Unhas Makassar Gelar Program Kerja Sistem Reflektor Jalan di Desa Labbo

03 Februari 2026
ERMAN
Dibaca 7 Kali
Mahasiswa KKN Gelombang 115 Unhas Makassar Gelar Program Kerja Sistem Reflektor Jalan di Desa Labbo

Bantaeng — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 115 Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar melaksanakan program kerja pemasangan sistem reflektor jalan di Desa Labbo, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, pada Jumat (30/1/2026). Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 08.00 WITA hingga selesai dan melibatkan kepala dusun serta warga setempat.

Program kerja tersebut dilaksanakan di empat dusun, yakni Dusun Pattiro, Dusun Ganting, Dusun Panjang Utara, dan Dusun Bawa. Pemasangan reflektor jalan bertujuan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, khususnya pada malam hari dan saat kondisi cuaca kurang bersahabat seperti hujan dan kabut yang kerap terjadi di wilayah perbukitan Tompobulu.

Koordinator Desa KKN Gelombang 115 Unhas menjelaskan bahwa program ini lahir dari hasil observasi lapangan dan diskusi bersama aparat desa serta masyarakat. Jalan desa yang minim penerangan dan belum memiliki penanda visual yang memadai dinilai berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua.

“Reflektor jalan ini sederhana, tapi manfaatnya besar. Saat terkena cahaya lampu kendaraan, reflektor akan memantulkan cahaya sehingga pengendara bisa lebih mudah melihat batas jalan,” ujarnya.

Sejak pagi hari, mahasiswa KKN bersama warga mulai mempersiapkan peralatan dan menentukan titik-titik strategis pemasangan reflektor. Kepala dusun di masing-masing wilayah turut mendampingi proses pemasangan, memastikan lokasi yang dipilih benar-benar rawan dan membutuhkan penanda tambahan.

Kepala Dusun Pattiro menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif mahasiswa KKN Unhas. Menurutnya, selama ini masyarakat sudah terbiasa berhati-hati saat melintas di malam hari, namun kehadiran reflektor jalan menjadi langkah pencegahan yang nyata.

“Kalau cuma imbauan, kadang orang lupa. Tapi kalau ada tanda di jalan, itu langsung terlihat. Ini sangat membantu warga,” katanya.

Antusiasme warga juga terlihat dari keterlibatan langsung dalam proses pemasangan. Mulai dari membantu membersihkan bahu jalan, memegang peralatan, hingga ikut memastikan reflektor terpasang dengan kuat dan rapi. Bagi sebagian warga, kegiatan ini menjadi pengalaman baru sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Salah seorang warga Dusun Ganting mengungkapkan bahwa jalan di wilayahnya sering dilalui petani saat subuh dan malam hari. Dengan adanya reflektor, ia berharap risiko kecelakaan dapat berkurang.

“Kadang pulang dari kebun sudah gelap. Kalau ada tanda begini, setidaknya kita tahu batas jalan,” tuturnya.

Program kerja sistem reflektor jalan ini menjadi salah satu wujud pengabdian mahasiswa KKN Gelombang 115 Unhas Makassar kepada masyarakat. Tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, mahasiswa berupaya menghadirkan solusi praktis yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN juga berharap terjalin kerja sama yang berkelanjutan antara perguruan tinggi dan masyarakat desa. Selain meningkatkan keselamatan, kegiatan ini dinilai mampu menumbuhkan rasa gotong royong dan kepedulian bersama terhadap fasilitas umum.

Dengan selesainya pemasangan reflektor jalan di empat dusun tersebut, mahasiswa KKN Gelombang 115 Unhas Makassar berharap Desa Labbo menjadi lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan. Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa langkah kecil, jika dilakukan bersama, dapat memberi dampak besar bagi masyarakat.


Penulis: Erman AT
Editor: Tim Redaksi Sapa Desa