Seminar KKN Tematik UNHAS Angkatan 114 Digelar di Kantor Desa Labbo

Labbo, 10.40 WITA – Sebanyak 35 peserta, terdiri atas mahasiswa KKN, tokoh masyarakat, petani, dan pemuda Desa Labbo, menghadiri Seminar Program Kerja Teknologi Tepat Guna yang diselenggarakan oleh KKN Tematik Universitas Hasanuddin (UNHAS) Angkatan 114. Acara diadakan di Aula Kantor Desa Labbo, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng.
Seminar dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Labbo, yang atas nama Pemerintah Desa menyampaikan rasa syukur. “Puji syukur kehadirat Allah SWT, atas rahmat dan karuniaβNya kita dapat berkumpul pada hari ini dalam acara seminar program kerja KKN. Kami, Pemerintah Desa dan seluruh masyarakat Desa Labbo, menyambut baik kedatangan adikβadik mahasiswa di desa kami. Pemerintah Desa dan seluruh masyarakat siap mendukung dan berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan program kerja KKN. Mari kita jadikan kegiatan KKN ini sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun sinergi antara akademisi dan masyarakat desa,” ujarnya.
Hadir pula Bhabinsa Labbo dan Bhabinkamtibmas, yang memberikan sambutan singkat mengenai pentingnya keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan program. “Sinergi antara aparat keamanan dan mahasiswa akan memastikan setiap program berjalan aman dan tepat sasaran,” kata Bhabinsa.
Koordinator Desa (Kordes), Reza Pahlevi, kemudian memaparkan tujuan seminar. Menurut Reza, acara ini bertujuan untuk mempresentasikan jenis teknologi tepat guna yang akan dikembangkan dan diaplikasikan di Desa Labbo. “Seminar ini juga membangun kerjasama antara mahasiswa, masyarakat, dan pihakβpihak terkait agar program kerja KKN dapat dilaksanakan secara berkelanjutan,” jelasnya.
Mahasiswa KKN bergantian memaparkan sebelas program unggulan, antara lain:
-
Digital Creative – Pelatihan desain Canva untuk remaja Desa Labbo.
-
Digital Marketing – Promosi UMKM Desa Labbo melalui strategi pemasaran digital dan media sosial.
-
Kreasi – Eksplorasi aksi sosial inspiratif oleh remaja.
-
Tanam Tumbuh Tangguh – Pemulihan lahan berkelanjutan.
-
Petik – Meningkatkan keterampilan petani dalam manajemen keuangan.
-
Green Cycle – Transformasi sampah dapur menjadi pupuk kompos sederhana.
Setelah pemaparan, para petani menyampaikan antusiasme dan pertanyaan. Dg. Usman, tokoh masyarakat dan Ketua Kelompok Tani Pertama, menyoroti kebutuhan pupuk: “Di Labbo tanaman kopi dan cengkeh tumbuh subur tetapi hasil panennya kurang. Apakah ini disebabkan karena jenis pupuk yang kurang tepat? Selain itu, pupuk apa yang cocok untuk tanaman porang? Dan bagaimana proses pengadaan bibit porang?”
Saran tambahan datang dari Ashar, anggota BPD dan tokoh pemuda Desa Labbo. “Program kerja ini sangat baik, tetapi kami juga berharap ada kegiatan di bidang olahraga dan seni untuk pemuda agar perkembangan mental dan fisik mereka terjaga,” ujarnya.
Di akhir sesi, Bhabinkamtibmas mengajak semua pihak bersinergi. “Kami akan mendukung keamanan acara lapangan dan pendistribusian teknologi tepat guna agar tidak ada penyalahgunaan,” tutur beliau.
Seminar ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama antara Pemerintah Desa, mahasiswa KKN, dan tokoh masyarakat. Kesepakatan ditetapkan untuk membentuk tim pelaksana program di setiap dusun, yang akan memantau keberhasilan dan efektivitas masingβmasing teknologi tepat guna.
Pelaksanaan program KKN Tematik UNHAS Angkatan 114 di Desa Labbo akan dimulai segera setelah seminar ini. Dengan dukungan penuh masyarakat, aparat desa, dan akademisi, diharapkan inovasi teknologi tepat guna ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian, mengurangi sampah, serta memperkuat kapasitas digital dan keuangan masyarakat.
Penulis: Nur Hikmah
Editor: Sabri
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin