Program Makanan Bergizi di Desa Labbo Cegah Stunting dan Dukung Kesehatan Anak

04 Agustus 2025
Administrator
Dibaca 76 Kali
 Program Makanan Bergizi di Desa Labbo Cegah Stunting dan Dukung Kesehatan Anak

Labbo, 4 Agustus 2025 – Pelaksanakan Program Makanan Bergizi (MBG) di Desa Labbo yang menyasar 26 sasaran penerima manfaat, terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Kegiatan berlangsung di Kantor Desa Labbo pada pukul 09.15 WITA, sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan angka stunting dan peningkatan kesehatan masyarakat desa.

Didukung oleh Dapur Umum, program ini memastikan distribusi makanan sehat dan bergizi langsung kepada penerima. Tim Pendamping Keluarga (TPK) menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan dan pengawasan distribusi agar makanan bergizi sampai tepat sasaran.

Kepala Desa Labbo menegaskan bahwa MBG bukan sekadar pembagian makanan, tetapi langkah nyata membangun generasi sehat di desa. Ia menekankan peran penting orang tua dalam menjaga pola makan anak-anak mereka.

“Program ini sangat penting untuk pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan ibu dan anak. Kami libatkan TPK agar distribusi benar-benar sampai ke penerima manfaat. Peran orang tua juga sangat menentukan, terutama dalam memberikan makanan bergizi seimbang untuk anak-anak mereka,” ujar Kepala Desa dalam sambutannya.

Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Tompobulu turut mendukung penuh program ini. Menurutnya, upaya yang dilakukan Desa Labbo bisa menjadi model bagi desa lain dalam pelaksanaan program serupa.

“Kegiatan seperti ini perlu ditingkatkan, karena dampaknya langsung dirasakan. Kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga pendamping, dan masyarakat sangat penting,” ungkapnya.

Program MBG bertujuan untuk menurunkan angka stunting, yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Stunting terjadi akibat kekurangan gizi kronis dalam jangka panjang, dan berdampak pada tumbuh kembang anak, baik fisik maupun kognitif.

Dengan memastikan balita mendapat makanan bergizi setiap hari, MBG membantu memenuhi kebutuhan protein, vitamin, dan mineral penting seperti zat besi, vitamin A, dan zinc. Nutrisi ini penting untuk perkembangan otak, sistem imun, serta pertumbuhan tulang dan otot anak.

Tidak hanya berfokus pada anak-anak, program juga memperhatikan kesehatan ibu hamil dan menyusui. Asupan gizi yang memadai pada ibu dapat mencegah komplikasi kehamilan dan memastikan bayi lahir dengan berat badan sehat.

Manfaat lain dari MBG adalah mendorong ekonomi lokal. Dalam penyediaan bahan makanan, pemerintah desa menggandeng UMKM, pedagang lokal, dan petani setempat. Hal ini menciptakan dampak berganda dalam aspek kesehatan dan ekonomi desa.

TPK Desa Labbo dalam laporannya menyebutkan bahwa program berjalan lancar, dengan dukungan penuh dari warga. Mereka berharap kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi bagian dari strategi jangka panjang pengentasan gizi buruk di desa.

Program MBG di Desa Labbo adalah contoh konkret bahwa kerja sama antarinstansi dan keterlibatan masyarakat bisa menjadi kunci sukses pembangunan manusia yang sehat sejak dini.