Wujudkan Tata Kelola Berbasis Teknologi, Desa Labbo Resmi Meluncur sebagai Desa Digital
BANTAENG Pemerintah Desa Labbo, Kecamatan Tompobulu, secara resmi mengukuhkan diri sebagai pelopor transformasi digital di Kabupaten Bantaeng. Pada Kamis (22/01/2026), bertempat di Dusun Labbo, dilaksanakan prosesi launching Desa Labbo sebagai "Desa Digital" sekaligus peresmian Sistem Pelayanan Desa Berbasis Digital.
Langkah ini menandai babak baru dalam tata kelola pemerintahan desa yang lebih transparan, cepat, dan akuntabel. Acara yang berlangsung khidmat ini dipandu oleh Rukaeni, S.Sos selaku pembawa acara (MC), dan dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Bantaeng, akademisi, serta tokoh masyarakat setempat.
Inovasi dari Jantung Tompobulu
Laporan ketua panitia yang disampaikan oleh Nirda, S.Pdi, mengawali rangkaian acara. Dalam laporannya, Nirda menekankan bahwa persiapan menuju Desa Digital ini telah melalui proses panjang, mulai dari penyiapan infrastruktur perangkat keras hingga pelatihan sumber daya manusia (SDM) bagi perangkat desa.
"Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memangkas jarak dan waktu dalam pelayanan publik. Kami ingin masyarakat Labbo, meskipun berada di wilayah perbukitan, tetap bisa merasakan kemudahan layanan sekelas masyarakat di perkotaan," tegas Nirda.
Visi Kepala Desa: Melayani Tanpa Sekat
Kepala Desa Labbo, Sirajuddin, S.Ag, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian ini. Menurutnya, menjadi Desa Digital bukan sekadar gaya hidup atau mengikuti tren, melainkan sebuah keharusan di era modern untuk menjawab keluhan warga terkait birokrasi yang lambat.
"Selama ini, warga kami seringkali harus menempuh perjalanan yang tidak mudah menuju kantor desa hanya untuk mengurus surat keterangan. Dengan sistem berbasis digital ini, administrasi bisa dimulai dari rumah. Perangkat desa, RT, dan RK akan terintegrasi dalam satu sistem yang sama," ujar Sirajuddin.
Ia juga menambahkan bahwa transformasi ini diharapkan mampu meminimalisir kesalahan data dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah desa. "Digitalisasi adalah alat untuk mencapai kejujuran dalam pelayanan," tambahnya di hadapan para peserta.
Dukungan Penuh Dinas Kominfo Bantaeng
Hadir memberikan apresiasi tinggi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bantaeng, Subhan, SE, MM. Dalam sambutannya, ia menyatakan bahwa Desa Labbo telah menjadi contoh nyata bagi desa-desa lain di Bantaeng dalam merespons tantangan zaman.
"Desa Labbo hari ini membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang untuk berinovasi. Kami dari Dinas Kominfo akan terus mengawal dan memberikan dukungan teknis agar sistem ini tidak hanya sekadar diluncurkan, tetapi berkelanjutan (sustainable)," kata Subhan.
Subhan juga berpesan agar keamanan data penduduk menjadi prioritas utama. Ia mengingatkan bahwa di balik kemudahan digital, terdapat tanggung jawab besar untuk melindungi privasi warga. Ia berharap Desa Labbo bisa menjadi laboratorium digital bagi desa-desa lain di Kecamatan Tompobulu.
Kolaborasi Strategis dengan Mahasiswa UNHAS
Kegiatan ini semakin berwarna dengan keterlibatan mahasiswa KKN Gelombang 115 Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar. Kehadiran para intelektual muda ini menjadi katalisator bagi warga dalam memahami cara kerja platform digital desa. Mahasiswa KKN turut membantu melakukan sosialisasi kepada para Kepala Dusun, Ketua RK, dan Ketua RT agar mereka mampu menjadi pendamping bagi warga di wilayah masing-masing.
Peserta yang hadir, mulai dari perangkat kewilayahan hingga masyarakat umum, tampak antusias mengikuti simulasi penggunaan aplikasi pelayanan desa. "Ini sangat memudahkan kami yang di dusun. Sekarang informasi desa bisa langsung kami terima di ponsel masing-masing," ujar salah satu Ketua RK yang hadir.
Menatap Masa Depan Labbo yang Mandiri
Peluncuran ini ditutup dengan penekanan tombol secara simbolis dan penandatanganan prasasti digital sebagai tanda dimulainya era baru di Desa Labbo. Dengan adanya sistem ini, layanan seperti pengurusan surat pengantar, pendataan bantuan sosial, hingga pengelolaan transparansi anggaran desa dapat diakses secara real-time.
Transformasi digital di Desa Labbo bukan hanya tentang aplikasi, melainkan tentang perubahan pola pikir (mindset) aparatur desa untuk bekerja lebih profesional. Langkah berani dari Dusun Labbo ini kini menjadi standar baru bagi pelayanan publik di tingkat akar rumput Kabupaten Bantaeng.
Penulis: Erman AT
Editor: Tim Redaksi LabboNews
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin